Skip to main content

Kinderdijk Desa Kincir angin di Belanda

 "Pesona desa kincir angin Kinderdijk"

Bendera Merah Putih berkibar di desa kincir angin Belanda

Kincir angin di Belanda memang sudah menjadi ikon negara tersebut. Kincir angin tersebut dibuat antara lain untuk mengatasi masalah banjir karena sebagian wilayah dataran rendah di Belanda berada di bawah permukaan laut dan kincir angin tersebut dibuat untuk dapat menahan luapan air laut.

Salah satu desa di Belanda yg memiliki kincir angin terbanyak hingga disebut sebagai "Desa 1000 kincir" adalah desa Kinderdijk yang menjadi desa wisata populer di provinsi Belanda selatan. Kincir angin di desa ini sudah ada sejak tahun 1740 dan telah dicatat sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO pada 1997. dan sampai kini semuanya masih berfungsi baik

Kinderdijk merupakan desa terbuka dimana wisatawan dapat mengunjungi desa ini kapan saja tanpa perlu membayar biaya akomodasi sama sekali. 

Disepanjang perjalanan sebelah kanan menuju Kinderdijk  berderet rumah asri para penduduk sekitar dengan latar belakang kincir angin, sedangkan di sisi kiri ada sungai lebar yang sesekali dilewati kapal berukuran besar. 

Akhirnya tiba juga saya di gerbang memasuki Desa Kinderdijk. Sebuah papan bertulisan Kinderdijk. Lalu ada papan berisi informasi tentang pengelolaan air di kawasan tersebut. Di sisi kiri berdiri bangunan yang menjadi pusat informasi. Terlihat tulisan Land Wind Water Kinderdijk Kaartverkoop yang menginformasikan bahwa kincir angin yang mempunyai peran besar, tidak hanya menyuguhkan keindahan tapi juga mengatur air sehingga lahan pertanian tetap subur dan air tidak menjadi bencana. Kincir angin pun menjadi tempat tinggal.

Beberapa perahu tampak tertambat di sisi sungai yang lain. Selain dengan berjalan kaki, bersepeda, masyarakat bisa mengelilingi sungai di sekeliling kincir angin dengan perahu. Saya memilih berjalan kaki. Jalan cukup panjang, tapi siang itu cuaca cukup dingin karena saat itu bulan Nopember dan masih dalam kondisi lockdown akibat covid19 sehingga toko2 maupun restauran tutup semua sehingga sangat menyulitkan bagi wisatawan yang hendak membeli souvenir, atau ingin mengisi perut ataupun hanya sekedar minum kopi maupun yang ingin ke toilet. Namun semua itu tidak menjadi penghalang untuk menikmati suasana indahnya desa kincir Kinderdijk. Uniknya disetiap kincir angin tersebut dipasang bendera dari beberapa negara, termasuk negara Indonesia. Bangga rasanya melihat sang Merah Putih berkibar di salah satu kincir angin. Setelah puas akhirnya kamipun pulang namun beberapa kali kami sempat berhenti di sepanjang desa yang asri untuk sekedar berfoto dengan latar belakang rumah2 penduduk dan sungai yang membentang bersih.

Rasanya belum afdol kalau ke Belanda belum singgah ke desa unik ini. 


#love #visitnetherlands  #exploreholland  #europetrip  #news  #share  #like4likes  #kinderdijk #windmill #europe #holland_photolovers





#follow

Comments

Popular posts from this blog

Keindahan Kota Leiden di Belanda

Menyusuri keindahan kota Leiden di Belanda Merupakan kota terfavorit ke dua di Belanda setelah Amsterdam. Bahkan secara bentuk geografi, kota ini sangat mirip dengan kota Amsterdam. Dari mulai bentuk gedung, sampai dengan keberadaan kanal air yang indah berukuran besar benar benar mirip dengan kota Amsterdam.  Hanya saja untuk urusan biaya dan harga-harga di kota ini cenderung lebih murah dan lebih ramah kantong.  Berjalan menyusuri Leiden dari stasiun Leiden Centraal,  Molen de Put menjadi salah satu objek yang harus saya datangi.   Saya sangat terkesan ketika pertama kali melihatnya. Kincir angin yang sangat klasik yang terletak di tepi kanal dan jembatan yang indah. Saat itu cuaca juga sangat mendukung, cerah dan sejuk sekali. Benar benar momen yang tidak terlupakan. Setelah melihat keindahan Molen de Put, saya langsung terpana setelah melihat keindahan sungai Rhine yang membelah bangunan-bangunan khas arsitektur Eropa, membuat saya langsung jatuh cinta dengan kot...